Rabu, 02 November 2011

Alam Batam 2 (Landscape of Batam Island 2)









Selain kekayaan laut yang tak terhingga batam juga mempunyai kekayaan alam lain yaitu hutan. Hutan di propinsi yang mempunyai pulau paling banyak di Nusantara ini tidak seperti di daerah lain yang mempunyai kawasan yang lebih luas. Namun kondisi hutan yang masih alami sangat cocok untuk kegiatan Hiking atau lintas alam. ada beberapa daerah yang masih mempunyai sumber mata air serta sungai yang mengalirkan air khas dari hutan perbukitan. berikut ini beberapa foto hutan dari kegiatan Hiking kita.



Type your summary hereType rest of the post here Read More......

Memudahkan Urusan Orang lain


Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Ini adalah salah satu kalimat

paling popular diantara kita;”Jika bisa di bikin sulit, mengapa dibuat mudah…?”

Awalnya kita hanya menganggap itu sebagai sindiran. Lalu berubah menjadi

guyonan. Kemudian berevolusi menjadi kebiasaan yang menggoda kita untuk

melakukannya juga. Maka tidak heran jika semakin hari, semakin jarang kita

temukan orang-orang yang melayani dengan semangat untuk memudahkan urusan orang

lain. Cobalah ingat-ingat kembali, mana yang lebih banyak Anda rasakan;

pelayanan yang memudahkan urusan Anda atau sebaliknya?

Istri saya memiliki

pengalaman menarik. Suatu ketika dia menemani ibunya untuk kebutuhan pelayanan

kesehatan di tempat yang jauh. Dia sudah membawa ibu kami ke berbagai tempat,

sehingga mempunyai referensi pelayanan dari pengalaman sebelumnya. Di tempat

terakhir ini, dia mendapatkan pengalaman berbeda. Sebagai orang baru dia tidak

mengenal budaya setempat. Bukan itu saja, beberapa kelengkapan administrasi

tidak terbawa pula. Apa yang terjadi? Dia diminta untuk duduk di ruang tunggu, sedangkan

‘semua urusan’ ditangani oleh seseorang yang melayaninya di tempat itu. “Kenapa

sih tempat kita sendiri aku tidak menemukan pelayanan seperti ini?” begitulah

kalimat yang dilontarkannya. Jawabannya sederhana saja; kita tidak terbiasa

untuk memudahkan urusan orang lain. Bagi Anda yang tertarik untuk menemani saya

belajar memudahkan urusan orang lain, saya ajak untuk memulainya dengan

menerapkan 5 prinsip Natural Intellligence berikut ini:

1. Mulailah dengan tujuan yang tepat dalam

bekerja.Apa tujuan Anda bekerja?.

Uang? Bagus. Namun berhati-hati dengan efek sampingnya. Misalnya, meminta

imbalan yang tidak seharusnya Anda terima. Terimalah hanya uang yang memang

sudah menjadi hak Anda. Uang sering menjadi ukuran ‘seberapa bersedianya kita memudahkan

urusan orang lain”. Maka bekerja dengan tujuan uang, bisa menjadikan kita orang

yang benar atau salah. Bagaimana kalau kita mengganti tujuan bekerja itu dari

sekedar uang, menjadi ‘ibadah’? Dengan niat itu Anda sudah pasti mendapatkan

uang yang menjadi hak Anda sepenuhnya. Tidak akan dikurangi. Dan dengan niat

ibadah itu, kita bisa memposisikan diri untuk melayani. Maka bagi orang yang

niatnya bekerja adalah ibadah, sangat mudah untuk memudahkan urusan orang lain.

Karena dalam ibadah, kinerja kita tercermin dari kemudahan yang dirasakan oleh

orang-orang yang kita layani. Jika didalam hati kita masih ada bisikan untuk ‘melambat-lambatkan’

yang bisa cepat, mungkin niat bekerja kita belum tepat. Jika dalam bekerja kita

‘mengabaikan kepentingan orang lain’, mungkin niat kita masih salah. Jika kita hanya

mau memudahkan urusan orang lain jika dan hanya jika mereka memberi ‘imbalan’

tambahan diluar hak kita; maka boleh jadi; tujuan kita dalam bekerja belum

diubah menjadi ‘ibadah’.

2. Bangunlah reputasi yang baik untuk diri sendiri. Mari kita

coba perhatikan semua orang atau semua departemen di kantor kita. Ada

departemen yang mudah untuk diajak bekerja sama. Ada juga departemen yang semua

orang juga tahu betapa sulitnya untuk bekerjasama dengan mereka.Kita juga bisa melihat hal

itu di tingkat individu. Ada orang-orang yang kita semua kenal dia sebagai

pribadi yang senang sekali menolong orang lain. Ada yang dikenal sebagai orang

usil. Ada yang pemarah. Rajin. Malas. Dan ada pula orang-orang yang dikenal

sebagai orang yang paling gemar menyusahkan orang lain. Kata ‘dikenal’ yang

saya sebut berulang-ulang itu mengindikasikan reputasi. Sebab reputasi merujuk

kepada “bagaimana kualitas pribadi seseorang ‘dikenal’ oleh orang lain”. Selalu

bersedia memudahkan urusan orang lain adalah salah satu kualitas yang mutlak

harus dimiliki oleh siapa pun yang ingin memiliki reputasi yang baik. Mengapa?

Karena reputasi kita dinilai oleh orang lain, bukan kita sendiri yang mengklaimnya.

Apakah Anda ingin memiliki reputasi pribadi yang baik? Jika ya, maka mulailah

dengan membiasakan diri untuk memudahkan urusan orang lain.

3. Tetaplah menegakkan prosedur dan kedisiplinan. Kadang-kadang

kita suka menjerumuskan diri kedalam sudut pandang negatif. “Kalau kita

memudahkan urusan orang lain berarti kita melanggar prosedur,” kita bilang. Kita

berpikir begitu, mungkin karena kita belum bisa keluar dari kebiasaan buruk

untuk melanggar prosedur. Padahal, memudahkan urusan orang lain tidak selalu

harus melanggar prosedur. Justru untuk memudahkan urusan orang lain, kita harus

menegakkan prosedur; baik yang tertulis maupun yang sudah menjadi norma umum.

Misalnya, first come, first serve. Yang pertama datang, itulah yang dilayani.

Atau mengacu kepada KPI. Misalnya, dokumen di meja kita harus segera keluar

paling lambat dalam 1 hari. Semua permintaan disposisi dari departemen lain

harus sudah selesai selambat-lambat dalam 3 hari. Justru dengan mengikuti

prosedur itu kita bisa memudahkan urusan orang lain, karena prosedur dibuat

untuk memudahkan urusan semua orang. Jika

ada orang yang menegur Anda karena menegakkan prosedur, Anda tidak akan pernah

dipersalahkan.

4. Gunakan judgement profesional dan buatlah pengecualian. Prosedur

di perusahaan tidak selalu bisa mengakomodasi situasi khusus. Orang-orang yang

tugasnya berhubungan dengan pihak luar tahu benar tentang hal ini. Sayangnya,

seringkali tidak dimengerti oleh orang-orang supporting function. Makanya, orang

yang berhubungan dengan pihak luar sering tergencet diantara kewajiban untuk

melayani pihak luar dengan kengototan membabi buta orang dalam. Jika Anda yang

orang dalam itu, maka saya ingin mengajak untuk belajar menggunakan judgment

profesional Anda. Kita bukanlah robot yang bekerja sesuai dengan ‘setelan’

program. Kita adalah manusia yang memiliki kemampuan untuk menilai dan

mengambil keputusan. Perhatikanlah jika teman Anda didepartemen lain meminta

pengecualian pada kondisi khusus. Janganlah bersembunyi dibalik kata ‘prosedur’.

Justru kengototan kita bisa merusak reputasi perusahaan. “Maaf Bung,

prosedurnya 14 hari kerja,” misalnya. Gunakan kemampuan berpikir dan

pengambilan keputusan Anda, maka Anda akan tahu bahwa; menyelesaikannya dengan lebih

cepat menjaga reputasi perusahaan dimata pihak luar yang menjadi mitra bisnis atau

pelanggan Anda. Lagipula, logika umum mengatakan bahwa dalam hal melayani

berlaku hukum;”lebih cepat, lebih baik’. Maka gunakanlah judgment profesional

Anda.

5. Balaslah keburukan dengan kebaikan. Ada juga orang yang menyulitkan

orang lain karena mereka merasa kesal kepada orang itu. Misalnya, “orangnya

jutek, ngapain saya mudahin!” Lho, yang jutek salah satu atau keduanya ya? Ada

juga yang bilang;”Dia kebiasaannya mau cepat melulu, biar kita lambatin aja

sekalian…” Ada lho orang yang berprinsip demikian. Mereka hanya memikirkan

untuk ‘membalas’ orang yang tidak ‘cocok’ dengannya tanpa mempertimbangkan

dampaknya bagi orang-orang lain yang tidak kelihatan. Ketika kita membuat susah

satu orang dikantor, mungkin efeknya terbawa ke rumah. Disana mungkin ada istri

yang sedang hamil. Atau anaknya yang demam. Balita yang membutuhkan susu. Atau,

mungkin ada anak yatim yang menantikan sesuatu. Kita tidak pernah tahu. Maka perlakuan

buruk kita kepada orang yang tidak kita sukai itu telah salah sasaran. Dan kita

jadi berdosa kepada mereka. “Tapi, saya tidak suka dengan cara orang itu

menyuruh-nyuruh saya. Bos saya juga nggak gitu-gitu amat!” Apakah Anda pernah

mendengar kalimat itu? Sounds familiar, ya. Hey, ingatlah bahwa kita hidup

bukan untuk saling berbalas keburukan. Anda adalah orang baik. Maka janganlah

ikut terseret untuk meninggalkan sikap dan perilaku baik. Bahkan jika orang

lain melakukan keburukan kepada Anda. Balaslah keburukan mereka dengan

kebaikan. Mengapa? Karena Anda adalah orang baik.

Memang

tidak mudah untuk memudahkan urusan orang lain. Khususnya memudahkan mereka

yang menurut penilaian kita sering menyulitkan kita. Sulit juga untuk

memudahkan urusan orang yang suka meminta kita cepat-cepat. Tetapi, bukankah

nilai diri kita meningkat semakin tinggi justru ketika kita bisa membuat mudah

urusan mereka? Jika hati Anda masih terganjal oleh kedongkolan atas perilaku

mereka yang hendak Anda mudahkan urusannya itu, barangkali nasihat dari guru

kehidupan saya bisa menjadi bahan renungan. Beliau mengatakan;”Siapa saja yang selama

hidupnya gemar memudahkan urusan orang lain, Maka Allah akan memudahkan segala

urusannya di dunia dan diakhirat.” Oh, siapakah gerangan yang bisa memudahkan

urusan kita secara sempurna selain Dia Yang Maha Kuasa? Maukah Anda dimudahkan

urusannya oleh Tuhan? Jika demikian, belajarlah untuk memudahkan urusan orang

lain.

Mari Berbagi Semangat!

Dadang Kadarusman - 9 Agustus 2011

Natural

Intelligence Learning Facilitator

Website: http://www.dadangkadarusman.com

Buktikan "SEIKHLASNYA"; mulai 17 Agustus 2011

Catatan Kaki:

Keikhlasan

seseorang dalam melayani tercermin dari usahanya untuk memudahkan urusan

orang-orang yang dilayaninya.

Silakan di-share jika naskah ini Anda

nilai bermanfaat bagi yang lain. Tapi tolong, jangan diperjualbelikan ya.


Type your summary hereType rest of the post here Read More......

Selasa, 01 November 2011

Alam Batam (Landscape of Batam Island)







Laut batam memang terkenal akan keindahannya, selain kaya akan keanekaragaman hasil laut. berikut ini BAC menampilkan beberapa pantai, dimana kegiatan outbond BAC berlangsung.


Type your summary hereType rest of the post here Read More......

Rabu, 22 Juni 2011

Student Camp

Para Instruktur pada kegiatan student camp


Type your summary hereType rest of the post here Read More......

Selasa, 08 Juni 2010

Flying FOX





Flying Fox adalah game tantangan individu yang diadaptasi dari pelatihan militer. Game ini dilakukan dengan cara meluncur dari ketinggian tertentu dengan menggunakan tali carmantel atau sling baja.

Meluncur dengan flying Fox! bagaimana rasanya ya?...Yang jelas anda akan mendapatkan pengalaman yang berbeda. Nyali anda akan ditantang dalam game ini. Dan akan lebih seru lagi kalau lintasannya panjang. Yups!... BAC mempunyai jalur flying fox ditengah alam bebas seperti di bumi perkemahan Raja Ali Haji serta untuk anak-anak biasa kita lakukan di Pantai tanjung pinggir sekupang Wow... pastinya anda tidak akan rugi mencoba game ini.

Nah... menunggu apa lagi, buruan kontak BAC dan nikmati juga outbound high impac lainnya seperti Snap ring, two line bridge( berjalan di atas seutas tali di ketinggian pepohonan) dan masih banyak lagi, rasakan tantangan game ini.

Tujuan akhir dari game ini adalah untuk memantapkan sesorang bahwa kita harus bisa mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dan berani berkata "ya" atau "tidak" serta menumbuhkan rasa percaya diri. (BAC)
Read More......

Jumat, 28 Mei 2010

Belajar dari Lebah


LebahTatkala Anda menikmati lezatnya madu, pada saat menyantap roti tawar atau meminum jamu, pernahkah Anda mengingat serangga kecil yang “membantu” terhidangnya madu nan lezat di meja Anda?

Mengenal Si Pekerja Keras
Nasib lebah tidaklah semanis rasa madu yang mereka hasilkan. Ketika madu begitu dicari di belahan bumi manapun, sang lebah cenderung dimusuhi. Padahal jika kita ingin belajar dari kehidupan mereka, niscaya kita akan menemukan sekelompok ciptaan Allah yang cerdas, loyal dan berdedikasi tinggi. Subhanallah…

Seharusnya kita manusia cemburu melihat kepatuhan lebah terhadap sistem hidup mereka. Kebesaran Allah SWT memberikan bukti betapa ketika setiap komponen dari sebuah sistem menjalankan fungsinya dengan optimal, maka ini akan memberikan hasil yang luar biasa. Dan lebah membuktikannya dengan madu yang mereka hasilkan. Suatu hasil dari kerja keras yang didasari pada sebuah ketaatan tanpa syarat.

Mereka para lebah adalah suatu prototipe makhluk sosial yang hanya dapat eksis tatkala hidup dijalankan secara berkelompok dalam sebuah koloni. Koloni ini terdiri atas ribuan ekor lebah yang terdiri atas seekor ratu lebah, ribuan lebah pekerja dan ratusan ekor lebah jantan. Dua yang pertama adalah betina, namun yang mampu berreproduksi hanyalah ratu lebah yang hanya seekor itu.

Ratu Lebah

Lebah betina ini memiliki ukuran 15 hingga 20 mm, pada ukuran ini tubuh ratu lebah adalah yang paling bongsor dalam koloninya. Ibu para lebah inilah yang melahirkan para lebah jantan dan lebah pekerja dalam koloninya. Dalam sekali reproduksi ratu lebah mampu menghasilkan kurang lebih 1500 butir telur dalam sehari. Bobot telur-telur tersebut bahkan setara dengan bobot rata-rata tubuh sang ratu.

Secara anatomi, bentuk tubuh ratu lebah berbeda dengan lebah jantan maupun lebah pekerja. Tubuh ratu lebah lebih panjang dengan abdomen lebih panjang. Selain ukurannya yang lebih besar, perbedaan itu adalah kekhususan bentuk alat penyengatnya. Jika pada lebah pekerja alat penyengatnya berbentuk pendek dengan posisi lurus tegak, bentuk alat penyengat lebah ratu ini melengkung ke bawah. Namun atas kuasa Ilahi alat penyengat yang dapat digunakan beberapa kali tersebut tidaklah membahayakan hidup mereka.

Dalam koloni ini, tugas ratu lebah adalah kawin dengan para lebah jantan. Setelah kawin lebah jantan biasanya mati, namun ratu lebah dapat hidup hingga dua atau tiga tahun. Dalam jangka hidup yang lebih lama inilah ratu lebah menghasilkan ribuan telur yang kemudian akan menjadi larva lebah dan akhirnya menjadi lebah dewasa, pejantan ataupun pekerja.
Read More......

Selasa, 23 Februari 2010

Seputar Outbond


Tentang Outbound
Outbound bukan hanya bermakna kegiatan yang menggunakan sarana diluar ruang,melainkan juga bermakna out of
bounderise "Keluar dari bingkai/frame kebiasaan" dimana peserta diajak untuk berpikir luar biasa dan membuat
terobosan-terobosan baru.

OUTBOUND TRAINING
Sehubungan dengan semakin pesat dan berkembangnya persaingan bisnis di dalam dan di luar negeri menyebabkan
persaingan global menjadi lebih ketat sehingga banyak para pelaku bisnis perusahaan merasa perlu meningkatkan
kualitas Sumber daya manusia bagi karyawannya. Dengan metode pembelajaran eksperiensial atau lebih dikenal
dengan “learning by doing”, peserta akan dihadapakan dengan keadaan yang nantinya dapat
diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari, dan juga membuat pemahaman terhadap suatu permasalahan akan
semakin tinggi sehingga implementasinya juga semakin mudah.
Outbound Training merupakan sarana yang digunakan dalam pelatihan yang bertujuan untuk :
A. Meningkatkan kompetensi setiap individu ,
B. Terbentuk sifat dan sikap mental sumberdaya manusia :
- Yang berkualitas, Yang mampu membangun dan meningkatkan pola pikir, proses/sistem kerja yang baik,
- Memberikan hasil kerja yang maksimal,
- Semangat kerja yang tinggi, serta
- Kerjasama yang solid antar dan inter unit
agar tujuan perusahaan yang diinginkan dapat terwujud dengan sukses dan bahagia.
TUJUAN OUTBOUND ?
Membangun dan Meningkatkan :
Sikap Mental, Knowledge, Practise, Skill
1.KUALITAS IMAN & TAQWA
2.KUALITAS POLA PIKIR
3.KUALITAS PROSES KERJA
4.KUALITAS HASIL KARYA
5.KUALITAS HIDUP
MANFAAT PELATIHAN OUTBOUND
1.Peserta akan dapat lebih memahami arti yang sebenarnya dari sebuah tantangan.
2.Peserta akan dapat belajar pentingnya memiliki jiwa yang tidak mengenal putus asa.
3.Peserta akan mendapatkan pemahaman yang sebenarnya tentang motivasi, kerja sama dan kepemimpinan.
4.Peserta akan lebih arif dalam melihat potensi diri.
5.Peserta akan mampu memaknai dengan benar arti sesungguhnya dari kata komunikasi efektif
6.Peserta akan mendapatkan kesegaran baik secara jasmani maupun rohani
Read More......